Seharusnya, di usia senja, Abah Atam bisa menikmati masa tua dengan tenang. Namun, hidup berkata lain. Tubuh renta dan keterbatasan fisik tak membuatnya berhenti berjuang. Tangannya sejak lahir tak sempurna, lalu kakinya yang dulu kuat kini tak lagi bisa menopang tubuhnya. Sakit yang dideritanya membuatnya harus ngesot dan merangkak setiap hari. Tapi demi keluarganya, Abah tetap bangkit, tetap bekerja, meski tubuhnya terseret tanah.
![Ngesot Untuk Nafkahi Keluarga, Bantu Perjuangan Abah Atam! - Bantubersama.com]()
Bersama istrinya Abah tinggal di rumah reyot yang hampir roboh. Atapnya bocor, dindingnya lapuk, dan mereka bahkan tak memiliki toilet. Setiap hari, Abah dan istrinya harus ke hutan atau menumpang ke rumah tetangga hanya untuk buang air. Air bersih pun sulit mereka dapatkan—mereka hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Di usia senja dengan tubuh yang tak lagi kuat, Abah tetap berusaha. Namun, semakin hari, kondisinya semakin sulit, dan pendapatannya dari bekerja sebagai buruh tani tak menentu.
![Ngesot Untuk Nafkahi Keluarga, Bantu Perjuangan Abah Atam! - Bantubersama.com]()
Abah Atam hanya ingin rumah yang layak, tempat ia bisa berteduh tanpa takut atap runtuh, serta sebuah toilet agar ia dan istrinya tak perlu ke hutan setiap hari. Ia juga berharap bisa memiliki hewan ternak, agar di hari tuanya tak lagi harus mencari nafkah dengan merangkak. #SahabatDermawan mari kita ringankan beban Abah Atam. Bersama, kita bisa mengubah hidupnya.
Legalitas
Nama |
: |
Yayasan Bantu Beramal Bersama |
Izin KEMENKUMHAM |
: |
AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
Izin Kemenkeu (NPWP) |
: |
19.875.390.7-542.000 |
Izin NIB |
: |
2706240049522 |
Izin Domisili |
: |
140/IV/2023 |
Izin Dinsos |
: |
846/564 |