Sejak ayahnya meninggal karena sakit, kehidupan Musa berubah seketika. Di usia yang masih belia, ia terpaksa meninggalkan sekolah dan mengambil peran sebagai pencari nafkah keluarga. Setiap hari Musa berkeliling desa menjajakan kacang rebus buatannya sendiri dengan harapan dagangannya laku dan bisa membawa pulang sedikit uang untuk membeli beras serta kebutuhan ibunya. Di rumah, sang ibu, Bu Tira, hanya bisa terbaring lemah karena penyakit TBC, sementara kedua kakaknya yang merantau sudah tidak lagi memberi kabar.

Dengan penghasilan yang hanya sekitar Rp10.000 per hari, Musa harus membagi uangnya untuk kebutuhan makan dan obat sang ibu. Tak jarang, mereka hanya bisa makan nasi tanpa lauk demi menghemat apa yang ada. Di saat anak-anak seusianya sibuk belajar dan bermain, Musa justru harus berkeliling desa mencari uang agar ibunya bisa makan dan mendapatkan obat. Tidak ada lagi sosok ayah yang menjadi tempat bergantung, sementara sang ibu terlalu lemah untuk bekerja. Musa hanya bisa terus bertahan, meski beban yang dipikulnya jauh lebih besar dari usianya.

Kini, Musa dan ibunya membutuhkan uluran tangan #KawanKebaikan. Donasi yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan, pengobatan Bu Tira, serta kebutuhan sehari-hari agar Musa tidak lagi harus menanggung semuanya sendirian. Mari bantu Musa kembali memiliki kesempatan untuk belajar dan tumbuh seperti anak-anak lainnya. Donasikan bantuan terbaikmu hari ini dan ringankan beban keluarga kecil ini.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |