Pendidikan adalah hak setiap anak. Namun bagi banyak anak disabilitas dhuafa, bangku sekolah justru menjadi impian yang semakin sulit digapai. Keterbatasan ekonomi, kondisi fisik, hingga minimnya dukungan membuat mereka terancam putus sekolah. Program #BantuBelajar hadir untuk membantu anak-anak disabilitas dhuafa agar tetap dapat melanjutkan pendidikan, memperoleh perlengkapan sekolah, biaya pendidikan, serta kebutuhan penunjang belajar yang layak.

Osi Aulia, 14 tahun, kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan. Demi membantu keluarga, ia berjualan gorengan keliling menggunakan tongkat dan memilih berhenti sekolah agar orang tuanya tetap bisa makan. Di sisi lain, Edo, anak yatim piatu berusia 12 tahun asal pelosok NTT, terlahir tanpa kedua kaki yang sempurna. Ia harus mengesot untuk berjalan, pernah menjadi korban perundungan di sekolah, namun tetap berjuang belajar sambil membantu pamannya mencari nafkah dengan penghasilan yang sangat terbatas. Di saat anak-anak lain sibuk mengejar cita-cita di ruang kelas, Osi dan Edo justru harus berjuang mencari nafkah agar bisa bertahan hidup.

Melalui program ini, donasi Anda akan membantu biaya pendidikan, perlengkapan sekolah, kebutuhan belajar, transportasi, serta kebutuhan hidup anak-anak disabilitas dhuafa agar mereka tidak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan. Mari bersama #KawanKebaikan, jangan biarkan kemiskinan dan keterbatasan memutus langkah mereka menuju masa depan. Satu donasi hari ini bisa menjadi alasan mereka tetap bersekolah dan terus bermimpi.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |