Sejak pukul 7 pagi, Abah Putra sudah mendorong langkahnya dari Pasteur hingga Cimahi, berkeliling menjajakan pencukur kumis sederhana. Dua buah ia jual Rp5.000, dan sehari hanya mendapat Rp30.000–Rp60.000. Penghasilan itu harus cukup untuk makan, membayar utang warung, serta menghidupi istri dan anaknya. Cobaan semakin berat ketika sang istri mengalami gangguan jiwa akibat tekanan ekonomi, bahkan berkali-kali harus dirawat di RSJ. Di rumah yang penuh sesak bersama tiga keluarga lain, Abah tetap sabar menjaga istri, menguatkan anak yang putus sekolah dan berjualan meski penglihatannya terganggu akibat katarak.

Melihat kondisi ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk bersama-sama mengulurkan tangan. Target kebutuhan donasi sebesar Rp20.000.000 akan dialokasikan untuk biaya berobat istri Abah, pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, pelunasan utang warung, serta modal usaha kecil agar Abah bisa berjualan tetap di rumah tanpa harus berkeliling jauh. Dengan begitu, ia bisa menjaga istrinya dengan tenang dan mendampingi tumbuh kembang anaknya.

Mari kita ringankan langkah Abah Putra dengan doa dan bantuan terbaik kita. Setiap rupiah yang disisihkan bukan hanya meringankan beban keluarga kecil ini, tetapi juga menjadi jalan kebaikan yang pahalanya terus mengalir. Semoga Allah membalas kebaikan ini dengan rezeki yang lapang, kesehatan yang paripurna, dan keluarga yang selalu dipenuhi keberkahan. Aamiin.
Legalitas
Nama |
: |
Yayasan Bantu Beramal Bersama |
Izin KEMENKUMHAM |
: |
AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
Izin Kemenkeu (NPWP) |
: |
19.875.390.7-542.000 |
Izin NIB |
: |
2706240049522 |
Izin Domisili |
: |
140/IV/2023 |
Izin Dinsos |
: |
846/564 |