Di usia 76 tahun, Abah Obar masih harus memikul pikulan lapuk berisi agar-agar keliling Kota Bandung. Setiap pagi sejak pukul 4, ia meracik adonan, membersihkan pikulan, lalu berjalan menjajakan dagangan dengan tangan dan kaki yang semakin gemetar. Sudah lebih dari 20 tahun Abah Obar berjualan, namun penghasilannya hanya Rp5.000–Rp10.000 per hari, bahkan sering tak laku sama sekali. Saat itu terjadi, ia hanya makan nasi dengan garam, atau bahkan tak makan sama sekali. Hatinya kian pilu karena sudah berbulan-bulan tak bisa mengirim nafkah untuk istrinya yang tinggal di Garut, sementara di Bandung ia tinggal bersama anak satu-satunya yang juga berjualan cilor seadanya.

Kini, Abah Obar sangat membutuhkan uluran tangan kita. Target donasi sebesar Rp20.000.000 akan dialokasikan untuk memperbaiki pikulannya yang sudah rapuh, memenuhi kebutuhan pokok dan makanan bergizi, membayar kontrakan yang menunggak, serta membantu kebutuhan istri yang ditinggalkan di kampung. Dengan begitu, Abah bisa melewati hari tuanya tanpa terus dihantui rasa lapar dan kekhawatiran.
#KawanKebaikan mari kita berikan kesempatan bagi Abah Obar untuk merasakan hidup yang lebih layak di sisa usianya. Setiap donasi adalah cahaya besar bagi beliau yang tak pernah menyerah meski hidup begitu penuh ujian. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dengan kesehatan, rezeki yang lapang, dan keberkahan yang tiada henti. Aamiin.
Legalitas
Nama |
: |
Yayasan Bantu Beramal Bersama |
Izin KEMENKUMHAM |
: |
AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
Izin Kemenkeu (NPWP) |
: |
19.875.390.7-542.000 |
Izin NIB |
: |
2706240049522 |
Izin Domisili |
: |
140/IV/2023 |
Izin Dinsos |
: |
846/564 |